Kamis, 30 Oktober 2014

TERIMA KASIH TUHAN


 
Ketika langit bertasbih
Fajar merekah menyambut sang surya di ufuk timur
Senyum simpul rembulan pucat mengisyaratkan sebuah keikhlasan
Bahwa yang pergi tidaklah harus bersedih
Ada matahari yang siap memberi sinar harapan
Untuk hari yang sedang berharap-harap cemas
Akan seperti apa waktu ku lalui dari detik ke detik
Betapa ingin ku melihat semua orang bahagia di muka bumi
Namun sang takdir seringkali memberi hal yang berbeda dengan keinginan semesta
Langit memang sudah mulai menunjukkan cerahnya dunia
Seakan kebahagiaan surgawi akan turun hari ini bersama semilir angin yang lembut
Awan putihpun berarak membawa barisan keoptimisan
Untuk sebuah hati yang suci & fitrah
Agar masih mampu berharap akan kejujuran, keadilan, keharmonisan dan kebersahajaan yang selalu dinanti
Terima kasih Tuhan akan segala NikmatMu yang tiada batas ini.
Bimbinglah kami, hamba-hambaMu yang daif ini
Agar mampu bersabar dengan berbagai kesulitan hidup dan cita-cita yang belum tercapai.
Serta mensyukuri nikmatMu selamanya
Ya Rabbi.................................................
Tempat kami berpulang
Di atas langit ke tujuh
Di sini di bumi yang makin panas
Kami bertasbih – menyimpan rindu kepadaMu
Bersama langit yang bertasbih
Pagi ini...........
Sampai senja nanti................
Dan larut malam
SETIA .....................................................
Bojong – Sebret, 15 Mei 2008



Early in the morning
The sky greets the earth warmly
The eastern star is reluctant to leave its position
Some morning dews are still chatting
Among the blossoms and the grass
I open the window, say hello & smile to the universe
Looking at the orange view above the horizon
Listening to the song of the birds
Which are flying or sitting on the trees
Thinking about the planning of today & tomorrow
For getting ALLAH’s Blessing
Whatever…………………………

Morning at SMK Bunda Kandung
May 15th, 2008
Untuk kawan-kawanku yang masih percaya KASIH ILAHI
Yang melebihi kasih siapapun, untuk segala permasalahan hidup
kita dahulu, sekarang dan nanti. Mari kita coba renungi hari-hari
yang telah hilang – adakah tanda amal shaleh yang kita tinggalkan
ataukah hanya kesia-siaan. Semoga Allah menolong, menyadarkan dan merahmati kita semua. Amin Ya Rabbal Alamin . 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar